Dikelilingi oleh 3,5 km dinding benteng merah yang terletak di jantung Běijīng, Kota Terlarang yang terdaftar di Unesco adalah koleksi bangunan kuno terbesar dan terlestarikan di China, serta kompleks istana terbesar di dunia. Istana ini adalah rumah tertutup untuk dua dinasti kekaisaran, berbagi 900 lebih bangunan dengan rombongan kasim, pembantu dan selir. Dan terakhir istana ini berakhir di kelompok Republik dimana Republik menggulingkan kaisar Qing terakhir pada tahun 1911.

‘Kota Terlarang’ adalah pendekatan dari Cina Zǐjìn Chéng, sebuah moniker puitis yang juga merujuk pada warna ungu dan Bintang Utara kosmik. Bisa juga disebut sebagai ‘tempat selestial’ dari kaisar. Tapi secara resmi, tempat ini disebut Museum Istana (Gùgōng Bówùguǎn). Namun sebagian besar warga Cina juga menyebutnya dengan Gù Gōng (Istana Kuno).

Pemandu tur resmi tersedia dari mulai ¥200 hingga ¥400 tergantung pada seberapa banyak area yang ingin anda telusuri. Tetapi tur audio yang diaktifkan secara otomatis harganya lebih murah (¥40; dengan lebih dari 40 bahasa) dan lebih dapat diandalkan. Restoran, kafe, toilet, dan bahkan ATM dapat ditemukan di dalam lingkungan istana. Kursi roda (dengan deposit ¥500) gratis untuk digunakan, begitu pula dengan pushchairs / kereta (¥300 deposit). Untuk sarana trasportasi, mungkin hampir sama misalnya dengan sewa mobil Malang Juanda yang bisa banyak anda temukan ketika anda memerlukannya. Untuk menuju ke situs ini juga tersedia banyak sarana transportasi yang bisa anda pilih.

Karena skala Kota Terlarang yang sangat besar, restorasi dari situs ini merupakan upaya berkelanjutan, dengan rencana ambisius untuk membuat 80% dari istana terbuka bagi pengunjung pada tahun 2020. Pada tahun 2002, ketika program pemulihan ini dimulai, hanya sekitar 30% yang dapat diakses. Pada 2015, bagian-bagian dari dinding perimeter dibuka, menawarkan pemandangan udara di sebelah selatan kompleks. Setahun kemudian, Royal Icehouse dapat melihat cahaya di siang hari, menyediakan restoran yang menawarkan mie dan makanan sederhana

Jalan masuk

Di masa lampau terdapat hukuman berat untuk mereka yang masuk ke situs tanpa diundang. Meskipun orang biasa tidak bisa mendekat ke situs ini, tapi satu lagi dinding besar yang terbagi dengan empat gerbang yang dijaga ketat (termasuk Gerbang Perdamaian Surgawi, rumah bagi potret Mao). Namun saat ini, turis bisa masuk dengan bebas melalui Gerbang Meridian, portal berbentuk U besar di ujung selatan kompleks, yang pada zaman dulu disediakan untuk penggunaan kaisar. Gong dan lonceng akan terdengar ketika kaisar keluar masuk. Sementara manusia yang lebih rendah menggunakan gerbang yang lebih rendah, militer menggunakan gerbang barat, penduduk sipil menggunakan gerbang timur dan untuk para pelayan menggunakan gerbang utara. Kaisar juga meninjau pasukannya dari sini, memberikan penilaian atas tahanan, mengumumkan kalender tahun baru dan mengawasi hukuman cambuk para menteri yang merepotkan. Di bagian atas adalah Galeri Gerbang Meridian, yang menjadi tempat pameran budaya baik untuk kesenian tradisional Tiongkok dan dari luar negeri.

Melalui Gerbang Meridian, anda masuk ke sebuah halaman yang luas dan menyeberangi Golden Stream (Jīn Shuǐ) – berbentuk menyerupai busur Tartar dan direntang dari lima jembatan marmer – di jalan menuju Gerbang Agung Harmony yang megah. Ruang ini bisa menampung 100.000 penonton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *