Alat bantu dengar merupakan salah satu dari alat kesehatan yang menjadi sesuatu yang paling dibutuhkan bagi penderita tunarungu. Mereka yang mengalami gangguan pendengaran atau keterbatasan untuk mendengar suara akan sangat terbantu dengan alat ini. Alat bantu dengar dilengkapi dengan sistem volume yang dapat memperbesar suara. Beberapa alat bantu dengar paling kecil dan praktis untuk anda bawa. Ukuran yang sangat kecil tersebut membuat penderita tunarungu tidak malu menggunakannya. Untuk itu, ada beberapa alat bantu dengar paling kecil yang dapat anda coba, yakni :

1. Alat Bantu Dengar Model CIC Axon-111 MKT-045

Model CIC (Completely In the Canal) merupakan alat bantu dengar paling kecil dibandingkan dengan alat bantu dengar lainnya. CIC berukuran sangat kecil dan hanya seukuran 1-2 cm saja dengan senar penarik yang sangat tipis dan transparan. Bila dilihat dari luar, maka yang terlihat hanyalah senar tipis, itupun jika dilihat dari dekat. Sehingga bila penderita bertatap muka dengan orang lain, alat ini hampir tidak akan terlihat.

CIC dapat menjadi salah satu solusi penderita tunarungu yang malu untuk menggunakan alat dengar yang relatif besar. Dengan ukuran yang tidak akan mudah terlihat, akan membuat orang lain sulit melihat keterbatasan yang penderita alami. Alat ini digunakan oleh penderita dengan gangguan pendengaran ringan hingga berat. Harga CIC relatif lebih mahal karena memang bentuk dan ukurannya disesuaikan dengan saluran telinga. CIC yang saat ini dijual di pasaran adalah Model CIC Axon-111 MKT.

Kelebihan menggunakan CIC selain praktis dan tak terlihat adalah warnanya yang sangat mirip dengan warna kulit, sehingga akan sulit membedakan bagi orang yang melihatnya. Selain itu, CIC tidak akan lepas meskipun pengguna melakukan olahraga atau aktivitas yang berat. Sementara kekurangannya adalah pengguna menjadi sering lupa bila dirinya menggunakan alat bantu tersebut. Selain itu karena ukurannya yang sangat kecil, pengguna akan kesulitan mengatur volumenya.

2. Alat Bantu Dengar Model ITE Axon K-82 : MKT-046

Alat bantu dengar paling kecil lainnya adalah alat bantu Model ITE. Untuk alat bantu model ini berukuran sedikit lebih besar dari Model CIC. Model ITE (Inside The Ear) berupa sepasang alat yang ditempel pada selubung telinga. Ukurannya sangat pas dengan lubang telinga. ITE didesain agar seluruh komponennya berada dalam selubung sesuai dengan pesanan pengguna.

ITE diperuntukkan bagi penderita dengan gangguan pendengaran ringan hingga sedang. Harga ITE relatif lebih murah karena teknologinya tidak serumit CIC yang diringkas menjadi kecil. ITE yang saat ini dijual di pasaran adalah Model ITE Axon K-82 : MKT-046.

ITE praktis seperti model CIC, dan dapat dibawa kemana-mana dengan mudah. Ketika pengguna melakukan aktivitas olahraga sekalipun atau aktivitas lain yang lebih berat, alat ini tidak akan jatuh, karena menempel kuat pada dinding lubang telinga. Warnanya pun juga menyerupai kulit yang membuat orang agak sulit untuk mendeteksi. Kekurangannya adalah terlihat secara visual bila orang mengamati lubang telinga, susah dimasukkan, dan lebih rentan kerusakan akibat keringat.

3. Alat Bantu Dengar ITE AXON K-88

Hampir sama dengan Model ITE Axon K-82 : MKT-046, Model ITE ini juga memiliki konsep sepasang alat yang dimasukkan dalam lubang telinga. Untuk model K-88 ini dilengkapi dengan charger dengan teknologi NI-MH 1,2 volt/40 mAH. Axon K-88 mampu bertahan selama 24 jam meskipun digunakan secara terus-menerus. Axon K-88 juga menyajikan 5 eartip yang berbeda-beda yang pas dengan telinga anda, sehingga anda tidak perlu khawatir akan ketidakcocokan dengan lubang telinga.

Sama dengan Axon K-82, Model ITE Axon K-88 ini diperuntukkan bagi penderita gangguan pendengaran ringan hingga sedang. Bila Axon K-82 lebih simpel, Axon K-88 lebih banyak fiturnya. Harga Axon K-88 lebih mahal dari Axon K-82 karena dilengkapi dengan charger dan eartip khusus.

Kelebihan Axon K-88 tidak jauh berbeda dengan Axon K-82, hanya saja Axon K-88 memiliki fitur yang lebih lengkap dengan adanya charger. Axon K-88 juga dapat anda bawa kemana-mana untuk beraktivitas tanpa khawatir akan jatuh. Kekurangannya adalah terlihat secara visual bila orang lain mengamati lubang telinga, susah dimasukkan, dan lebih rentan kerusakan akibat keringat.

4. Alat Bantu Dengar Model Mini BTE AXON F-136

Model BTE (Behind The Ear) adalah model yang paling umum digunakan. Model ini memiliki konsep dimana semua komponen dirangkai dalam satu selubung dan ditempatkan di belakang telinga. Banyak penderita tunarungu yang menggunakan alat BTE ini sebagai alat bantu dengar. Biasanya Model BTE cenderung berat bagi pengguna, sehingga solusinya adalah dibuatkan ukuran yang lebih ringan. BTE yang lebih ringan ini biasa disebut dengan Mini BTE.

Model Mini BTE diperuntukkan bagi penderita gangguan pendengaran ringan maupun berat. Harga Mini BTE relatif murah karena memang model yang sangat umum. Model BTE yang saat ini dijual di pasaran adalah Model Mini BTE Axon F-136.

Kelebihan Mini BTE adalah lebih ringan dibawa karena beratnya hanyalah 8 gram saja. Suara yang ditangkap lebih jernih dengan menghasilkan desibel maksimal 130dB. Kekurangannya adalah terlihat sangat mencolok secara visual dan perlu hati-hati dalam menggunakan ketika melakukan aktivitas yang berat.

5. Alat Bantu Dengar Model Cybersonic : MKT-051

Alat bantu dengar Model Cybersonic memiliki konsep yang hampir sama dengan Model BTE, yakni dipasang pada bagian telinga pengguna. Perbedaannya adalah Cybersonic lebih simple dan lebih mudah untuk digunakan. Cybersonic diperuntukkan bagi penderita ringan hingga sedang. Harga Cybersonic adalah harga yang termurah dari semua produk alat bantu dengar yang kami jual. Model Cybersonic yang saat ini dijual di pasaran adalah Model Cybersonic : MKT-051.

Kelebihan Cybersonic adalah ringan dibawa dan menghasilkan suara yang jernih dengan maksimal desibel adalah 130dB. Selain itu, warna yang hampir sama menyerupai kulit menjadikan orang agak sulit untuk mendeteksi walaupun terlihat mencolok. Kekurangannya adalah terlihat secara visual dan perlu hati-hati dalam menggunakan ketika melakukan aktivitas yang berat.

6. Alat Bantu Dengar Model Bluetooth Ear Zoom : MKT-050

Sesuai dengan namanya, alat bantu dengar paling kecil yang satu ini memiliki model bluetooth dengan tampilan yang keren dan modern. Bluetooth Ear Zoom memang didesain dengan model kekinian. Bagi pengguna yang masih muda, dapat menggunakan alat bantu dengar ini agar lebih terlihat trendy. Keunikannya lagi adalah alat bantu ini tidak hanya diperuntukkan bagi tunarungu saja, Customer Service kadang juga perlu menggunakan alat bantu ini untuk mendengarkan pelanggan dengan jelas.

Model Bluetooth Ear Zoom diperuntukkan bagi penderita gangguan pendengaran ringan hingga sedang. Harga Bluetooth Ear Zoom termasuk dalam kategori sedang. Model Bluetooth yang saat ini dijual di pasaran adalah Model Bluetooth Ear Zoom : MKT-050.

Kelebihan Buetooth Ear Zoom selain tampilan serba modern adalah kualitasnya sangat baik untuk mendengarkan suara. Pengguna dapat mendengarkan lebih jelas kebisingan suara dalam suatu tempat. Kekurangannya adalah terlihat mencolok ketika digunakan.

Itulah beberapa alat bantu dengar paling kecil yang dapat dicoba bagi para penderita tunarungu. Beberapa alat bantu yang cocok dengan selera dapat membuat pengguna merasa nyaman. Dan pastinya pengguna tidak akan keberatan dengan alat bantu yang dipilihnya.

Baca juga artikel kesehatan kami yang lain tentang manfaat kelapa mentah untuk kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *